Bokep Viral Indo Polresta Pati izinkan Posko Pengaduan Predator ngentot Perkosa Puluhan Santriwati
Pati –
Puluhan santriwati di Pati diperkirakan sebagai korban pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) Nan saat ini telah ditentukan sebagai tersangka. Polisi pun mengakses posko laporan dikarenakan diperkirakan Eksis korban lain dikarenakan tindakan bejat predator ngentot tersebut.
Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro berbisik berbisik hasilkan korban Nan Formal kabar kepada polisi Eksis Esa orang. Menurutnya semula Eksis 5 orang itu statusnya sebagai saksi. Di antaranya 3 orang mencabut keterangan kepada polisi.
“hasilkan laporan anyar Esa pelapor dari Bapak korban, kemudian hasilkan korban lain pada ketika itu 5 orang Ialah sebagai saksi,” Jernih Iswantoro kepada wartawan ditemui di Polresta Pati, Rabu (6/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tetapi saksi Nan 3 telah mencabut keterangannya, Nan ini kemarin kita sampaikan,” berikut Beliau.
Oleh dikarenakan itu, Iswantoro mengajak kepada para korban lain agar mengabarkan kejadian kepada polisi.
“Imbauan para korban memang pada ketika itu di ponpes merasakan hal Nan Baju segera kabar kepada Polresta Pati. Kami sedia mendapatkan laporan dari para korban atau orang Uzur di Polresta Pati,” jelasnya.
Menurutnya pihaknya akan mendirikan posko di Polresta Pati. Korban Nan belum kabar agar mengabarkan kepada polisi.
“hasilkan pendirian posko di Polresta Pati. Silakan distribusi korban berkualitas di eksternal Pati Nan mungkin keluarga pada ketika itu mondok di ponpes itu kalau memang jadi korban agar kabar kepada Polresta Pati,” cerah Beliau.
Diberitakan lebih masa lalu, Pria berinisial AS pendiri pondok pesantren Nan ditentukan sebagai tersangka kasus pemerkosaan terhadap puluhan santriwati di Pati itu sedang diburu polisi. Tersangka mangkir dan tak mendapatkan dihubungi sejak dipanggil polisi pada program pemeriksaan pertama.
“Keberadaan tersangka Tetap bagian dalam pencarian tim kami Nan Eksis di lapangan,” ucapan Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro kepada wartawan ditemui di Polresta Pati, Rabu (6/5/2026).
Iswantoro berbisik tersangka Tak kooperatif. Menurutnya diperkirakan tersangka kabur melarikan diri setelah ditentukan sebagai tersangka pemerkosaan terhadap puluhan santriwati.
(alg/apl)