Bokep Viral Indo Jaksa Mahkamah Pidana segala Dipecat Gegara kasus ngentot
1 min read

Bokep Viral Indo Jaksa Mahkamah Pidana segala Dipecat Gegara kasus ngentot


Jakarta

bangsa-bangsa Personil Mahkamah Pidana segala atau International Criminal Court (ICC) memecat Karim Khan sebagai jaksa setelah adanya tuduhan pelanggaran seksual.

Dilansir kantor Warta Reuters, Sabtu (25/7/2026), menurut sumber-sumber diplomatik, Nan berbicara berdua syarat anonim ciptakan membahas masalah sensitif itu, 82 dari 125 bangsa Personil ICC memberikan Bunyi mendukung pemecatan jaksa tersebut bagian dalam voting Nan digelar pada masa Jumat (24/7) Masa setempat.

Khan, 56 tahun, menolak melaksanakan kesalahan apa pun. Pengacaranya menyebut alur Nan mengarah pada pemungutan Bunyi tersebut melanggar aturan, Tak adil secara prosedural, dan Tak didukung oleh data.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Pemecatan Khan menyusuri menyusul pengumuman oleh Amerika Perkumpulan bahwa mereka akan meluncurkan promosi diplomatik mutakhir ciptakan membubarkan ICC, Nan menurut mereka merupakan ancaman sebar kedaulatan AS.

Para diplomat Nan menjalankan Kegunaan sebagai tubuh pengawas ICC memutuskan purnama Lampau, bahwa Khan Mempunyai Interaksi seksual Nan Tak Layak berdua seorang pengacara junior ICC dan harus dipecat.

Pengacara Khan berbisik kepada Reuters bahwa Khan menolak Mempunyai “Interaksi seksual apa pun” berdua Personil staf tersebut.

bangsa-bangsa Personil sebagian Akbar mendukung Konklusi itu bagian dalam pemungutan Bunyi Nan digelar di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada masa Jumat (24/7) Masa setempat.

lebih sebelumnya, bagian dalam kunjungan ke Filipina pada masa Kamis Lampau, pengelola eksternal Negeri AS Marco Rubio berbisik Eksis “orang gila dan sinting Nan terlibat di ICC”. Beliau berbisik bahwa Tak mungkin pejabat kenegaraan atau militer AS akan diadili di pengadilan tersebut.

AS Nan bukan Personil ICC, telah menjatuhkan Hukuman kepada 11 hakim dan jaksa ICC, termasuk Khan. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah ICC mengundang surat perintah penangkapan terhadap Perdana pengelola Israel Benjamin Netanyahu dan mantan pengelola Pertahanan Israel Yoav Gallant, dan penyelidikan ICC lebih sebelumnya terhadap Laskar AS di Afghanistan.

Halaman 2 dari 2

(ita/ita)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *