Bokep Viral Indo Polisi Akui Keberadaan Predator ngentot Pemerkosa Santriwati Pati sekarang Misterius
1 min read

Bokep Viral Indo Polisi Akui Keberadaan Predator ngentot Pemerkosa Santriwati Pati sekarang Misterius




Pati

Pria AS pendiri pondok pesantren Nan diputuskan sebagai tersangka kasus pemerkosaan terhadap puluhan santriwati di Pati diburu polisi. Tersangka mangkir dan tak meraih dihubungi sejak dipanggil polisi pada program pemeriksaan pertama.

“Keberadaan tersangka Tetap internal pencarian tim kami Nan Eksis di lapangan,” ungkapan Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro kepada wartawan ditemui di Polresta Pati, Rabu (6/5/2026).

Iswantoro berucap tersangka Tak kooperatif. Menurutnya diperkirakan tersangka kabur melarikan diri setelah diputuskan berperan tersangka pemerkosaan terhadap puluhan santriwati.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Iya akurat (diperkirakan kabur). Bahwa pelaku Tak kooperatif, Tak memberikan informasi kepada pengacara legalitas maupun penyidik bahwa Eksis dugaan pelaku ketika ini Tak Eksis di Pati. Pada ketika ini alur pengejaran di lapangan,” jelasnya.

Beliau bilang Kalau lebih sebelumnya tersangka berjanji akan kooperatif ketika dipanggil polisi. sekarang tersangka Malah menghilang begitu saja dan tak meraih dihubungi.

“Keluarga pelaku telah dikerjakan pemeriksaan di Polresta Pati kemudian pengacara legalitas tersangka komunikasi berbarengan Polresta tapi tersangka ini Tak kooperatif Tak memberikan berita kepada pengacara legalitas, tersangka dikonfirmasi bahwa akan melangkah pada ketika pemanggilan hasilkan tersangka Lenyap kontak,” Jernih Iswantoro.

“Keberadaan pelaku pihak keluarga Tak tahu, keberadaan tersangka di mana,” lanjutnya.

Iswantoro berucap AS telah diputuskan sebagai tersangka. Tersangka pun telah dipanggil pertama pada Senin (4/5) kemarin, namun Tak hadir.

“ketika ini Polresta Pati telah menentukan tersangka pelaku hasilkan berperan tersangka. Kemudian telah mengerjakan pemanggilan Nan pertama itu pada tanggal 4 Mei 2026. Pada ketika kemarin kita lakukan pemanggilan hasilkan pelaku Tak kooperatif dan Tak hadir di Polresta Pati,” jelasnya.

lalu tersangka akan kembali ditelusuri pada Kamis (7/5) besok. Apabila tersangka tetap mangkir maka akan dijemput secara paksa.

“Upaya lalu mengerjakan panggilan kedua agenda kita agendakan pada 7 Mei 2026. agenda pemanggilan kedua,” Iswantoro.

“Kalau memang Tak hadir maka akan kita lakukan upaya paksa, penjemputan terhadap tersangka,” Beliau mengembangkan.

(ahr/par)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *