Bokep Viral Indo KPAI Dampingi Psikologi 32 Siswa SD Korban Kakek Predator ngentot di Makassar
Makassar –
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan memberikan pendampingan psikologis kepada para korban pencabulan terhadap 32 siswa SD di Kota Makassar. Pendampingan dijalankan hasilkan mendukung memulihkan kondisi mental anak-anak Nan terdampak.
Hal tersebut disampaikan Personil KPAI Sulsel Herman Bahran setelah Berjumpa berdua pihak kuasa aturan para korban di lorong Toddopuli 22, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (25/7/2026). Pihaknya Tak hanya mengawal tahapan aturan, tetapi juga menyiapkan pendampingan psikologis distribusi para korban.
“Adapun jejak-jejak Nan dijalankan oleh Komnas Perlindungan Anak selain dari mitigasi aturan kita mungkin akan mengerjakan pendampingan secara psikologi hasilkan bagaimana caranya ke depannya anak Nan terdampak oleh perbuatan oknum itu psikologinya kembali membaik,” ujar Herman Bahran kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herman mengukur dugaan tindakan Nan dijalankan tersangka sangat memprihatinkan teringat jumlah korban Nan meraih 32 orang. Ia semoga pelaku dijatuhi hukuman extra beban dibanding perkara asusila pada umumnya.
“Sebenarnya kalau dilihat dari tindakan itu sangat disayangkan dikarenakan secara Tak langsung perbuatannya itu secara Jernih itu disengaja dikarenakan berdua korban Nan begitu pas berlimpah itu sangat disayangkan. Saya harapkan di masa depan pendampingan putusannya itu extra beban daripada tindak pidana tindak pidana asusila Nan lainnya,” katanya.
Selain mengawal penanganan korban, KPAI Sulsel juga mengomentari keberadaan warung milik tersangka Nan berada Pas di Ambang sekolah para korban. Menurut Herman, persoalan tersebut akan sebagai bahan masukan kepada kuasa Kota Makassar.
“Jadi kami sebenarnya dari Komnas Perlindungan Anak terkait berdua masalah tersebut Tetap sebagai bahan masukan ke Ambang dan di masa depan sebagai bahan masukan ke kuasa. Apalagi sekarang pihak Pemkot Makassar memperhatikan lapak-lapak, Saya cita ke depannya teguran kuasa Makassar ini meraih sebagai bentuk kepedulian dari kuasa seperti itu,” tutur Herman.
Herman semoga warung milik tersangka dipindahkan atau ditutup apabila Tak memenuhi ketentuan Nan Beraksi. Menurutnya, jejak tersebut juga Krusial hasilkan memberikan Selera terlindungi distribusi para korban.
“Asa kami itu dipindahkan atau ditutup dan kita lihat sebelumnya apakah itu Eksis isinya atau Tak jangan Tiba juga Tak Eksis izinnya otomatis harus ditutup atau dipindahkan dari situ,” pungkasnya.
lebih sebelumnya, orang Uzur para korban juga menginginkan warung milik tersangka berinisial MD (60) Nan berada di Ambang sekolah ditutup. Keberadaan warung itu dikatakan Membikin korban trauma.
“Harapannya mereka Mau warung itu ditutup dikarenakan letak warung berdua sekolah itu berhadapan. Jadi ketika mereka mengerjakan aktivitas sekolah mereka akan teringat kembali di mana mereka merasakan kekerasan seksual,” ujar kuasa aturan para korban, St Fatimah kepada wartawan, Sabtu (25/7).
(asm/ata)