Bokep Viral Indo Jejak Pelarian AS Predator ngentot Pati, Dari Jakarta hingga Kuburan Terpencil
5 mins read

Bokep Viral Indo Jejak Pelarian AS Predator ngentot Pati, Dari Jakarta hingga Kuburan Terpencil


Pati

Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) di Pati tersangka kasus kekerasan seksual, AS, ujungnya diamankan. Beliau kabur ketika polisi mengagendakan ciptakan memeriksanya.

Selama dua saat, AS kabur hingga ke pas melimpah orang kota. Terakhir, polisi mengendus keberadaannya di Wonogiri dan langsung memburunya.

Penangkapan AS Nan disinyalir telah memerkosa sejumlah santriwati di ponpesnya itu berperan tidak presisi Esa Warta Nan pas melimpah diakses oleh pembaca detikJateng selama sepekan terakhir.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Kabur ketika Hendak ditelusuri

Pendiri ponpes tersebut telah ditentukan tersangka bagian dalam kasus kekerasan seksual sejak 28 April 2026. Hanya saja Beliau Tak langsung ditahan. Polisi beralasan selama ini AS kooperatif.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi menyingkap alasannya Tak langsung menahan AS.

“Eksis tahapan setelah tanggal 28 April 2026 itu ditentukan tersangka program pada 4 Mei 2026 ini pemeriksaan sebagai tersangka,” ungkapan Jaka, Senin (4/5/2026).

“Tersangka berdua pengacara legalitas telah berkomunikasi berdua penyidik dan bersikap kooperatif,” Jaka meneruskan.

Hanya saja, meski sempat dianggap kooperatif, AS mangkir dari panggilan polisi. Petugas juga mulai kesulitan mengontaknya.

“Iya akurat (disinyalir kabur). Bahwa pelaku Tak kooperatif, Tak memberikan informasi kepada pengacara legalitas maupun penyidik bahwa Eksis dugaan pelaku ketika ini Tak Eksis di Pati. Pada ketika ini tahapan pengejaran di lapangan,” ungkapan Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro kepada wartawan ditemui di Polresta Pati, Rabu (6/5/2026).

AS Nan mangkir dari panggilan pemeriksaan Membikin polisi meyakini bahwa Pria itu telah kabur. Polisi lantas melaksanakan pengejaran.

“Keberadaan tersangka Tetap bagian dalam pencarian tim kami Nan Eksis di lapangan,” ungkapan Beliau.

Kabur Berpindah Kota

Polisi melaksanakan pengejaran terhadap AS tersangka kasus kekerasan seksual di Pati. AS kabur ketika polisi inti mengagendakan ciptakan memeriksanya.

Pria tersebut ujungnya mendapatkan diamankan pada Kamis (7/5). Beliau diamankan ketika sembunyi di Wonogiri.

“Alhamdulillah telah (ketangkap),” Jernih Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama ketika dihubungi, Kamis (7/5/2026).

Dika menerangkan AS ternyata sempat kabur dari Pati. Menurutnya tersangka sempat berpindah- pindah area sebelum diamankan. Mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo dan ujungnya diamankan di Wonogiri.

“Sempat ke Kudus kemudian Bogor, berikut Jakarta habis itu ke Solo kemudian Wonogiri,” jelasnya.

Dika mengaku polisi telah mengejar tersangka sejak Senin (4/5) kemarin ketika mangkir dari pemanggilan polisi. lalu tersangka akan diangkut ke Polresta Pati ciptakan mempertanggungjawabkan tindakan bejatnya.

“Kami telah melaksanakan pengejaran sejak 4 Mei 2026 kemarin. Sekarang berhasil dikendalikan dan akan kami bawa ke Polresta Pati,” Jernih Beliau.

Ngumpet di Kuburan Terpencil

Loka persembunyian AS ternyata pas tersembunyi dan berjarak dari permukiman Penduduk. Namun Beliau ujungnya diamankan di jalur ketika anyar melangkah keluar dari persembunyiannya.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Jawa inti (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir. Ia berbisik, AS diamankan pukul 04.45 WIB di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

“Itu (tersangka) dari Griya Loka persembunyiannya, di Griya juru sandi petilasan. berikut Beliau diangkut ke sana ciptakan geledah,” ungkapan Anwar ketika dihubungi detikJateng, Kamis (7/5/2026).

Ia menyebut, sebelum itu tim Jatanras Polda Jateng inti melaksanakan surveillance alias pengejaran, dan berpapasan berdua AS di jalur Nan kemudian langsung dibekuk.

“Jadi itu sebenarnya tim Jatanras Polda Jateng papasan di jalur berdua tersangka, surveillance Personil jumpa di jalur,” ungkapan Anwar.

Kepala Desa Bakalan, Sutanto, berbisik AS tiba dan bersembunyi di Griya tidak presisi warganya Nan tidak berjarak berdua Gedong Giong, komplek makam Raden Gunungsari pada Rabu (6/5) pagi.

“Kronologisnya informasi dari Penduduk, Nan mendapatkan tamu saat Rabu melangkah masuk Desa Bakalan. melonjak ojek dari Kecamatan Purwantoro, jam 07.00 pagi. Di Bakalan menukar ojek ciptakan menuju puncak itu, jaraknya sekira 1 km dari pemukiman Penduduk Nan penuh. Menuju ke tidak presisi Esa Griya Penduduk, menginap di sana,” ungkapan Sutanto kepada awak media, Kamis (7/5/2026).

Awalnya, Penduduk Tak mengetahui Kalau AS merupakan buronan polisi. Penduduk juga Tak mengenali AS.

AS kemudian numpang beristirahat di Griya Penduduk Nan berdekatan berdua Gedong Giong. Disana, AS diperoleh pemilik Griya tak memakai Selera curiga, dikarenakan memang peziarah Raden Gunungsari sering istirahat di sana.

“Tak tau, Hanya numpang dikarenakan Letak Griya berdekatan berdua makam.
Rumahnya Penduduk ini sering digunakan mampir peziarah, bukan juru sandi juga, rumahnya Hanya tidak berjarak saja, jadi digunakan ciptakan mampir,” ucapnya.

Kepada Penduduk AS mengaku sedang melaksanakan ritual. Dan oleh gurunya diminta ciptakan berziarah ke makam Raden Gunungsari.

“Ceritanya Nan bersangkutan mengaku disuruh gurunya berpuasa tiga tahun. ketika ini anyar mendapatkan tiga purnama, berikut disuruh kesana. Penduduk Tak curiga, Tak Eksis Nan tahu. Tempatnya itu juga berjarak dari pemukiman. Memang Normal tiba orang bagian luar kota Nan berziarah, jadi Tak Eksis Nan curiga,” terangnya.

Keberadaan AS berhasil terungkap pihak kepolisian dan diamankan pagi tadi. Sutanto mengaku, Penduduk Tak Eksis Nan mengetahui irama-irama AS diamankan. dikarenakan, ketika penangkapan AS sempat melangkah keluar Griya meminjam motor berdua alasan menemui temannya.

“Ditangkapnya telah bukan di Griya Penduduk, pagi itu pinjam sepeda motor, ngakunya ciptakan Berjumpa temannya. Lha pas melangkah keluar dan di jalur itu ditangkapnya,” imbuhnya.

Halaman 2 dari 2

Simak Video “Video Terpopuler Sepekan: Soeharto Pahlawan-tindakan sentuh bibir Gus Elham Tuai Kecaman
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *