Bokep Viral Indo Polisi Olah TKP di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Predator ngentot ditentukan Tersangka Pencabulan Santriwati
Selasa 05-05-2026,17:19 WIB
Reporter:
Arief Pramono|
Editor:
Wawan Setiawan
Massa mengepung Letak Ponpes Ndolo Kusumo Pati Nan sebagai Letak perbuatan bejat pelaku. —
KUDUS, diswayjateng.com- Terduga pelaku berinisial AS pada akhirnya ditentukan sebagai tersangka pencabulan puluhan santriwati di bawah umur. Kasus Nan menghebohkan publik domestik ini, terwujud di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Kecamatan Tlogowungu, Pati Jawa inti.
kabar penetapan AS sebagai tersangka internal kasus itu, diungkapkan Kabag Operasional Polresta Pati, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.
Dwi Atma berbisik, penyidik Satreskrim Polresta Pati telah menaikan kondisi AS pendiri Ponpes setempat sebagai tersangka pada 28 April 2026.
“tapak lalu, (Penyidik Satreskrim Polresta Pati) segera mengerjakan pemanggilan (AS) sebagai tersangka, ” ujar Dwi usai rapat koordinasi berdua pejabat PPPA di aula Pemkab Pati. 
Penduduk mengecam perbuatan bejat pelaku di Ambang Ponpes Ndolo Pati.–
Menurut Yofi, penyidik PPA Satreskrim Polresta Pati telah memanggil AS pada penutup pekan Lampau hasilkan ditelusuri sebagai tersangka.
Yofi mengaku Eksis Hambatan internal penanganan perkara ini. Namun, ia Tak menyampaikannya secara rinci Hambatan tersebut.
“intinya perkara ini terus berlanjut. Meski Eksis Hambatan, akan kami sampaikan kelak dan itu telah kami atasi, tetapi intinya perkara berlanjut dan Tiba tahap penutup,” tukasnya.
Dari informasi Nan didapat mengutarakan, Ponpes Nan berada di tidak presisi Esa desa di Kecamatan Tlogowungu ini mengasuh 252 orang santri.
lagian dukungan operasional Ponpes Ndolo Kusumo Nan didirikan terduga AS, telah Mempunyai dukungan Nan diterbitkan Kantor Kementerian Religi Pati sejak tahun 2021 silam.
Informasi terikait hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Religi (Kemenag) Pati, Ahmad Syaiku
“dukungan operasionalnya (Ponpes Ndolo Kusumo) pada tahun 2021, itu telah Eksis dukungan Tiba saat ini,” singkap Ahmad Syaiku kepada wartawan Nan ditemui di Pendopo Kabupaten Pati.
Syaiku menyebut bahwa Ponpes Ndolo Kusumo Pati Mempunyai 252 orang santri. Perinciannya 112 putri dan 140 putra. Mereka bersekolah di jenjang Raudlatul Atfal, Madrasah Ibtidaiyah, SMP dan Madrasah Aliyah.
“Jadi, (Santri Ponpes Ndolo Kusumo) Tak hanya sekolah di bawah Kementerian Religi saja. Namun juga Eksis di bawah Dinas Pendidkan, dikarenakan Eksis Nan bersekolah di SMP itu,” imbuh Syaiku.
Tak hanya itu, Syaiku juga memasuki data Nan lumayan mengejutkan terkait sosok AS selama ini. AS merupakan pihak Nan mengajukan dukungan pendirian ponpes tersebut. Namun AS Tak memasuki internal struktur yayasan Ponpes Nan saat ini bermasalah.
periksa Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: