Bokep Viral Indo Heboh isu ngentot Eksekutif Wanita Bank Raksasa, Korban Menggugat
Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah gugatan aturan mengguncang bank terbesar Amerika Perkumpulan (AS) dan bank terbesar ketujuh Bumi, JPMorgan Chase. Seorang wanita, eksekutif senior, dituduh menjadikan bawahannya sebagai “budak ngentot kantor” melalui ancaman karier, manipulasi, hingga dugaan penggunaan Penawar-obatan.
Berdasarkan dokumen aturan Nan dikutip media Inggris The Sun, Lorna Hajdini (37) disinyalir mengerjakan pelecehan seksual terhadap seorang bankir cowok junior Nan telah menikah. Korban Nan memanfaatkan identitas samaran “John Doe” mengklaim dirinya dipaksa mengerjakan tindakan seksual tak memakai dukungan selama berbulan-purnama.
bagian dalam gugatan tersebut, korban menyebut pelecehan bermula tak lamban setelah Hajdini bergabung berdua tim pada April 2024. Awalnya berupa sentuhan Nan Tak diinginkan, namun kemudian bertambah sebagai pemaksaan Interaksi seksual.
“Kalau kau Tak segera berhubungan ngentot denganku, Saya akan menghancurkanmu… Saya akurat-akurat memilikimu,” demikian ancaman Nan dikutip bagian dalam berkas gugatan, dikutip Senin (4/5/2026).
Tak hanya itu, Hajdini juga dituduh membius korban memanfaatkan Penawar Nan dikenal sebagai “date rape drug” serta memberikan Unsur lain Nan memengaruhi performa seksual. tempat seniornya diungkap digunakan ciptakan mengawasi keuntungan, promosi, hingga Era Ambang karier korban di perusahaan.
Namun, pihak JPMorgan Chase menolak keras tuduhan tersebut. bagian dalam pernyataannya, bank menyebut keluaran Penyelidikan internal Tak menemukan data Nan mendukung klaim bagian dalam gugatan.
Catatan di server pengadilan New York menunjukkan bahwa gugatan telah diajukan di Pengadilan menjulang republik Bagian New York. Meski demikian, rincian Komplit tuduhan belum disediakan ciptakan publik.
Kasus ini menambah pendaftaran lebar tekanan aturan dan reputasi Nan dihadapi JPMorgan. sebelum itu, bank tersebut terseret bagian dalam kasus terkait Jeffrey Epstein.
Pada 2023, JPMorgan menyetujui penyelesaian senilai US$290 juta (Sekeliling Rp4,93 triliun) dan US$75 juta (Sekeliling Rp1,28 triliun) tak memakai menyetujui kesalahan, terkait tuduhan memberikan fasilitas keuangan sebar koneksi perdagangan ngentot Epstein.
Selain itu, pada Januari Lampau, kepala negara AS Donald Trump juga menggugat JPMorgan senilai US$5 miliar (Sekeliling Rp85 triliun), menuding bank tersebut mengerjakan diskriminasi pemerintahan. Gugatan itu telah dibantah dan center diproses ciptakan dibatalkan di pengadilan.
(tfa/sef)
Add
as a preferred
sumber on Google
[Gambas:Video CNBC]