Bokep Viral Indo Biadabnya Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Para Santriwati Dipaksa Lakukan Oral ngentot ke Oknum Kiai
Santriwati memeluk Alquran. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, PATI — Puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Pati, Jawa inti, disinyalir sebagai korban kekerasan seksual oleh seorang pengasuh. Kasus telah terwujud sejak 2024 dan sekarang sedang ditangani Polresta Pati.
Ali Yusron, kuasa aturan dari terduga korban, menuturkan, terduga pelaku Ialah cowok berinisial S. Pada 2024, S menjabat ketua yayasan di ponpes Loka para santriwati mondok dan bersekolah. Menurut Ali, ponpes tersebut terbilang lumayan Akbar di Pati. Namun Beliau enggan membongkar sebutan atau Letak ponpes terkait guna menjaga keamanan dan keselamatan terduga korban.
“Jadi modus terduga pelaku, jam 12 sunyi Beliau WA santriwati ciptakan istirahat dan memijit Pak Kiai S. Itu Eksis Esa atau dua orang berbarengan, bahkan tiga orang. Di situlah terwujud peristiwa aturan berupa pemaksaan,” ungkapan Ali ketika diwawancara, Jumat (1/5/2026) Lampau.
Ali mengimbuhkan, S disinyalir turut mengancam para terduga korban Kalau enggan memenuhi permintaannya. “Kalau Tak mau melayani, maka S ini akan meraih mereka dari pondok pesantren,” ujarnya.
“Pondok pesantren ini kebanyakan titipan dari orang Uzur, orang Tak Bisa, anak yatim dan yatim piatu,” tingkat Ali.
Ali menuturkan, bagian dalam perbuatannya, S bahkan memaksa para terduga korban melalukan oral ngentot. “Jumlah korbannya, menurut keterangan BAP dari korban dan saksi Nan lain, itu antara 30 Tiba 50 orang,” ujarnya.
Ali berbisik, terduga korban Nan didampinginya berusia belasan tahun dan Tetap bersekolah di tingkat madrasah tsanawiah. Sekolah mereka turut berada di lingkungan ponpes.
Di antara para terduga korban Nan memberitakan perbuatan S ke polisi, terdapat Nan telah lulus. Namun Eksis pula Nan hingga ketika ini Tetap berada di lingkungan ponpes.
Loading…