Bokep Viral Indo Polres Lebak Selidiki Grup FB disinyalir Beranggota ngentot Menyimpang
1 min read

Bokep Viral Indo Polres Lebak Selidiki Grup FB disinyalir Beranggota ngentot Menyimpang


Ilustrasi – foto istimewa liputan6.com

LEBAK — Polres Lebak menelusuri grup Facebook Nan viral dan disinyalir memuat perbicangan serta isi aktivitas seksual menyimpang. Polisi sekarang menelusuri aktivitas grup dan menetapkan identitas-identitas Nan terlibat.

Kasus ini mencuat setelah tangkapan screen perbicangan bagian dalam grup beredar melebar dan menyebabkan kegaduhan. Sejumlah isi dinilai mengarah pada interaksi pribadi Nan berpeluang melanggar Kebiasaan kesusilaan.

Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki melalui Kasi Humas, Iptu Moestafa Ibnu Syafir menegaskan, penyelidikan difokuskan pada Pembuktian isi grup dan kemungkinan adanya pelanggaran aturan.

“Kami telusuri identitas-identitas Nan terlibat serta isi Nan dibagikan di bagian dalam grup tersebut,” ucapan Moestafa, Sabtu (18/4/2026).

Polisi Tak berhenti pada topik viral semata. Aparat akan menguji apakah terdapat unsur pidana, seperti penyebaran isi asusila, eksploitasi, atau pelanggaran lain sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kalau terdeteksi pelanggaran aturan, akan kami tahapan sesuai ketentuan Nan Beraksi,” tegasnya.

Di inti ramainya perbincangan, polisi juga menegur masyarakat ciptakan Tak ikut menyebarkan isi Nan belum terverifikasi. Penyebaran ulang Malah rawan menimbulkan pelanggaran anyar.

“Kami minta masyarakat bijak memakai media sosial dan Tak praktis terprovokasi,” ujarnya.

Polres Lebak mengakses layanan pengaduan sebar Penduduk Nan menemukan aktivitas mencurigakan melalui call center 110.

Berdasarkan informasi, penyelidikan Tetap Melangkah. Polisi menyorot, Konsentrasi Primer ketika ini Ialah melindungi data dan meraih tindakan Kalau terdeteksi pelanggaran aturan bukan sekadar merespons kegaduhan di media sosial.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *