Bokep Viral Indo Generasi Belia Korea memutuskan ‘ngentot masa lalu, romansa kemudian’.
|
|
|
Konsep kencan merasakan perubahan besar di Korea Selatan seiring berdua makin terbukanya pandangan kaum Belia. (Gambar: Netflix) |
bagian dalam masyarakat Korea modern, konsep kencan merasakan perubahan besar. Kalau lebih masa lalu ngentot dianggap sakral dan hanya boleh dikerjakan setelah menikah, ketika ini pas berlimpah anak Belia memutuskan hasilkan berhubungan ngentot terlebih dahulu dan kemudian berkencan hasilkan menguji kecocokan sebelum mengawali Interaksi Nan serius.
Sebuah konsep mutakhir Nan makin Terkenal di kalangan anak Belia Korea Ialah sokgunghap – kompatibilitas seksual. Berasal dari gunghap (istilah Nan merujuk pada pengecekan kompatibilitas berdasarkan tahun Natalitas hasilkan pernikahan), sokgunghap mengacu pada tingkat kompatibilitas antara dua orang bagian dalam hal kebutuhan, preferensi, dan frekuensi seksual.
Unsur kompatibilitas fisik
Menurut The Korea Herald , makin pas berlimpah anak Belia Nan menganggap sokgunghap (kecocokan seksual) sebagai kriteria Krusial, bahkan prasyarat, bagian dalam memutuskan Kekasih romantis. Alih-alih berkencan terlebih dahulu dan kemudian mempertimbangkan keintiman, pas berlimpah Nan memutuskan hasilkan menguji berhubungan ngentot terlebih dahulu hasilkan menguji kecocokan.
Penyanyi Jamie (lahir tahun 1997) pernah secara terus urai berbagi di sebuah acara YouTube: “Saya memikir kecocokan seksual Ialah hal terpenting bagian dalam sebuah Interaksi.”
Pernyataan itu Membikin Pemandu acara, penyanyi Lee Seok-hoon (lahir tahun 1984), mengalami tidak mengerti. Hal ini mencerminkan perbedaan generasi Nan mencolok bagian dalam pandangan mereka tentang romansa dan ngentot.
|
|
|
Berhubungan ngentot sebelum kencan mendukung menguji kecocokan. Foto: Reuters . |
Menurut survei Statista , 57,6% Penduduk Korea Selatan saat ini mendapatkan Interaksi pranikah, Nyaris tiga kali lipat dari Nomor Nan terlihat pada tahun 1996. Nan pas berkualitas, arah “seon-seg-hu-sa” (ngentot masa lalu, pacaran kemudian) juga makin Terkenal.
Kim (32 tahun), seorang pegawai bidang keuangan di Seoul, berbagi: “Saya setiap saat mengawali Interaksi setelah kami melaksanakan Interaksi intim. Keintiman fisik mendukung Saya dan Kekasih Saya tersambung kelebihan praktis.”
Dr. Hong Sung-woo, seorang tokoh terkenal di media sosial, juga mengatakan: “ngentot memainkan peran Nan Nyaris Absolut bagian dalam romansa modern ketika ini. Menurut pendapat Saya, peran ngentot mendapatkan mendapatkan 100%.”
Konsekuensi dari Interaksi Esa sunyi.
Namun, menguji sokgunghap juga membawa ancaman, dikarenakan keintiman fisik mungkin Tak mengarah pada Interaksi jangka lebar, melainkan hanya Interaksi Esa sunyi.
Lee, seorang penulis berusia tiga puluhan, dulunya iman penuh bahwa “wanita harus tetap Kudus.” Tetapi setelah menjalin Interaksi Nan bagian dalam dan berbulan-rembulan menanti hasilkan berhubungan ngentot, Beliau menyadari bahwa mereka Baju sekali Tak pas secara seksual.
“Sejak ketika itu, Saya memutuskan hasilkan berhubungan ngentot terlebih dahulu. Kalau Tak tercapai, Saya akan berhenti. Dan Saya mulai kelebihan sering melaksanakan Interaksi ngentot Esa sunyi,” katanya.
Sebuah survei tahun 2018 oleh perusahaan perjodohan Baroyeon mengutarakan bahwa 47,1% Penduduk Korea Nan Tetap lajang pernah merasakan Interaksi Esa sunyi. Dari jumlah tersebut, kelebihan dari sepertiganya kembali Seiring mantan kekasih. Pertemuan ini sering terwujud di bar, klub, atau melalui app kencan. Alasan Nan paling Biasa, Adalah 58,9%, Ialah kurangnya Kekasih dan keinginan hasilkan kebebasan.
|
|
|
Wanita Korea makin ada soal ngentot. Foto: Netflix. |
Namun, Tak Seluruh orang setuju berdua arah ini.
Hwang (33 tahun), seorang pekerja kantoran Nan mutakhir menikah, berbagi: “ngentot itu sakral, manifestasi kepercayaan dan romansa. Melakukannya secara sembarangan hanya Membikin Saya khawatir, terutama tentang ancaman penyakit. Saya pernah menemukan bahwa mantan pacar Saya pernah istirahat berdua orang lain sebelum menjalin Interaksi berdua Saya. Dan Saya Tak mendapatkan mendapatkan itu.”
Keterbukaan bagian dalam Interaksi seksual juga membawa konsekuensi negatif distribusi pas berlimpah orang wilayah. Kota Yangyang, destinasi wisata pantai Terkenal Nan dulunya pas berkualitas para penggemar selancar Belia, saat ini dicap sebagai “kota kencan Esa sunyi”. Di media sosial, pas berlimpah unggahan Nan menegur orang-orang hasilkan Tak kesana ke Yangyang telah tampak.
Menurut informasi dari Korea Times , jumlah pengunjung ke Yangyang berkurang Nyaris 6% tahun Lampau.
Lee Myung-gil, seorang Instruktur kencan berdua pengalaman kelebihan dari 20 tahun, berbisik bahwa wanita Korea ketika ini kelebihan ada dan iman penuh diri tentang ngentot. Namun, Interaksi pra-kencan Tetap belum terlalu Biasa, terutama di kalangan wanita.
Menurutnya, masalah terbesar Ialah keselamatan pribadi: “Kalau Anda seorang cowok, hal terburuk Ialah kehilangan Duit. Tetapi wanita mendapatkan berada bagian dalam bahaya Nan mengancam jiwa. Anda harus setiap saat berhati-jiwa.”
Sumber:


