Bokep Viral Indo Biksu Thailand ditahan atas isu ngentot & Penggelapan Duit Rp53 M
Jakarta, CNN Indonesia —
Kepolisian Thailand menangkap seorang biksu senior dan asisten perempuannya atas kasus dugaan penggelapan 100 juta baht (Sekeliling Rp53 miliar) dan isu ngentot.
Bangkok tulisan mengabarkan Phra Vajirayan, biksu berusia 66 tahun ditahan di sebuah kuil di Kota Ayutthaya pada Kamis (10/9) pagi usai polisi mendapatkan laporan terkait penyalahgunaan Biaya kuil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi Letnan Jenderal Natthasak berucap Phra Vajirayan diperkirakan menyelewengkan Biaya dan memberikan Duit tersebut kepada seorang Wanita hasilkan menyamarkan Biaya tersebut atas sebutan orang lain.
Setelah polisi melaksanakan penyelidikan rahasia, sejumlah data pun terungkap hingga berujung pada penangkapan Phra Vajirayan.
Menurut keterangan polisi, sang biksu diperkirakan minat kelebihan dari 20 tanda raih sumbangan atas sebutan kuil tak memakai pengakuan selama dua tahun kelebihan, menyebabkan kerugian jumlah Sekeliling 100 juta baht atau Sekeliling Rp53 miliar.
isu ngentot
ketika penangkapan, polisi memeriksa rekaman CCTV di internal kediaman Phra Vajirayan. Rekaman CCTV Malah membongkar kasus lain bahwa sang biksu melaksanakan aktivitas seksual berbarengan asisten perempuannya. Biksu Tak boleh melaksanakan Interaksi seksual dikarenakan terikat ketentuan kelajangan.
Berdasarkan rekaman CCTV, tindakan tak senonoh tersebut dijalankan di atas meja di internal kamarnya. Meja itu meja Nan Baju Nan dipakai hasilkan nyemil.
Wanita Nan bersenggama berbarengan sang biksu Ialah Wanita Nan Baju Nan membantunya menata Duit keluaran penggelapan. Polisi menemukan bahwa puluhan juta baht telah beredar melalui rekening banknya setiap tahun.
Punyavee Rungrueang (47) ikut ditahan atas tuduhan menolong pejabat republik internal kegiatan tidaksah.
Di Thailand, pas melimpah biksu dianggap sebagai pejabat republik. Para biksu mendapatkan tunjangan bulanan dari rezim berdasarkan legalitas Nan Beraksi.
Phra Vajirayan diangkat berperan kepala kuil pada 2022. Beliau dikenal dikarenakan menciptakan jimat Buddha, termasuk koin “Nuea Duang”, Nan pas melimpah dicari umat.
Setelah ditahan, Phra Vajirayan diangkut ke aula penahbisan kuil hasilkan dicopot dari posisinya. Lelaki bernama Orisinil Atichote Thammavaro tersebut kemudian ditahan polisi sebelum diangkut ke Biro Penyelidikan center hasilkan diinterogasi.
Menurut investigator, Phra Vajirayan menyalahgunakan keluaran penjualan jimat dan Barang-Barang keagamaan lainnya berbarengan menyetorkan Duit tersebut ke rekening pribadi alih-alih rekening kuil.
Polisi sejauh ini menyita 35 jimat emas, serta emas batangan dan perhiasan seberat 1,36 kg Nan ditaksir senilai jumlah 6,04 juta baht atau Sekeliling Rp3 miliar.
Polisi juga menyita Duit Kontan 3,6 juta baht, tiga ponsel, sebuah iPad, 10 set dokumen tanah dan bank, dua sertifikat kepemilikan tanah, tujuh Kitab tabungan bank, Esa kontrak jual beli tanah, 18 dokumen investasi, Esa polis asuransi kesehatan, enam sertifikat asuransi emas, tujuh kuitansi jual beli emas, dan empat sertifikat lotere Bank Tabungan rezim.
(blq/dna)