Bokep Viral Indo 13 WNA ditahan di Bali, disinyalir Jual service ngentot Lewat Medsos
JAKARTA – Kantor Imigrasi Ngurah Rai Seiring Kantor wilayah Ditjen Imigrasi Bali, dan Kepolisian wilayah Bali menggelar Operasi Gabungan, pada Kamis 17 September 2026 gelap.
Operasi Nan digelar di Umalas, Seminyak, dan Canggu ini membidik Penduduk republik Asing (WNA), Nan disinyalir menyalahgunakan pengakuan tinggal berdua berkegiatan sebagai pekerja ngentot komersial (PSK).
internal kegiatan tersebut, tim gabungan berhasil menjaga 13 WNA Nan sekarang menjalani pemeriksaan extra terus di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.
Di Canggu, tim mendapati seorang WNA Wanita Usul Rusia berinisial IP di sebuah vila. Ia disinyalir menyalahgunakan pengakuan tinggal hasilkan berkegiatan sebagai PSK berdua platform pemesanan melalui app WhatsApp.
Petugas kemudian melaksanakan pendalaman dan memerintahkan tim ke sebuah apartemen. Di Letak tersebut, seorang WNA Pria Usul Ukraina berinisial OG dikendalikan dikarenakan disinyalir memfasilitasi kegiatan tersebut.
Pemeriksaan platform keimigrasian menunjukkan IP meraih pengakuan tinggal Remote Worker Nan Tetap Beraksi hingga 8 November 2026, Fana ITAS Investor milik OG tercatat telah berakhir pada 14 Oktober 2025.
Di Seminyak, tim menelusuri sebuah platform daring Nan disinyalir digunakan sebagai media promosi layanan prostitusi sebelum melaksanakan monitoring di sebuah vila di jalur Bidadari.
Di Letak tersebut, tim mendapati tiga WNA Wanita Usul Nigeria berinisial JFP, ECM, dan HOU. Ketiganya meraih pengakuan tinggal kunjungan Program Magang Nan telah habis Masa berlakunya, berdua Masa overstay masing-masing 58 saat, 94 saat, dan 134 saat.
Fana itu, di Umalas, tim Beralih berdasarkan penelusuran melalui kanal Telegram dan melaksanakan monitoring di sebuah vila. Tim mendapati empat WNA Wanita, terdiri atas tiga WN Rusia berinisial DK, AG, dan KS serta Esa WN Kazakhstan berinisial AS. Keempatnya masing-masing meraih pengakuan tinggal kunjungan berdua Masa Beraksi Nan berbeda-beda.
Tetap di wilayah Nan Baju, tim kembali mendapati empat WNA Wanita Usul Nigeria berinisial HBO, MOL, GO, dan TE Nan disinyalir menyalahgunakan pengakuan tinggal berdua modus serupa.
Seluruh WNA Nan dikendalikan dari ketiga wilayah tersebut kemudian diangkut ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai hasilkan menjalani pemeriksaan extra terus terkait identitas, dokumen perjalanan, serta keterangan permulaan sebagai bahan pendalaman.
“secara lazim, dari 13 WNA Nan dikendalikan, delapan di antaranya merupakan WNA Wanita dari operasi di Umalas, Merupakan empat WN Nigeria, tiga WN Rusia, dan Esa WN Kazakhstan. Tiga WNA Wanita lainnya berasal dari operasi di Seminyak Nan seluruhnya merupakan WN Nigeria. Fana dari operasi di Canggu, dikendalikan Esa WNA Wanita Usul Rusia dan Esa WNA Pria Usul Ukraina Nan disinyalir berperan sebagai pihak Nan memfasilitasi layanan prostitusi tersebut,” ucapan Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri, Jumat (18/9/2026).
“Ke-13 WNA tersebut ketika ini menjalani pemeriksaan extra terus atas dugaan pelanggaran Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian serta potensi pelanggaran pidana lainnya. Mereka terancam Hukuman pastikan berupa deportasi dan penangkalan selama lima tahun, hingga alur legalitas pidana sesuai peraturan Nan Beraksi,” pungkasnya.