Bokep Viral Indo Penjahat ngentot Bebas Berkeliaran di Instagram dan Facebook
1 min read

Bokep Viral Indo Penjahat ngentot Bebas Berkeliaran di Instagram dan Facebook





Jakarta, CNBC Indonesia – Meta diganjar denda Nyaris US$400 juta atau Sekeliling Rp6,7 triliun setelah dinyatakan bersalah oleh juri di New Mexico, Amerika Perkumpulan. Raksasa teknologi itu dinilai kandas melindungi anak-anak dari predator seksual di platform Facebook dan Instagram.

Putusan ini terlihat setelah jaksa agung New Mexico, Raúl Torrez, menuding Meta melanggar aturan perlindungan konsumen dan menyesatkan publik soal keamanan platformnya.

Kasus ini bermula dari operasi penyamaran Nan dijalankan pihak jaksa berdua Membikin identitas Imitasi gadis 13 tahun. Hasilnya, identitas tersebut dibanjiri berdua gambar dan ajakan Nan ditargetkan dari pelaku pelecehan anak.

Juri pun merangkum Meta secara sengaja melanggar regulasi praktik bisnis Tak adil dan menentukan menukar rugi US$375 juta berdasarkan jumlah pelanggaran.

“Kemenangan bersejarah sebar setiap anak dan keluarga,” ungkapan Torrez, dikutip dari CNBC segala, Rabu (25/3/2026). “Meta menentukan keuntungan di atas keselamatan anak,” imbuhnya.

Ia bahkan menuding petinggi perusahaan telah mengetahui imbas buruk produknya, namun tetap mengabaikan peringatan internal dan menutupinya dari publik.

Fana itu, perusahaan milik Mark Zuckerberg itu mengatakan akan mengajukan perbandingan atas putusan tersebut.

“Kami berdua hormat Tak setuju berdua putusan ini dan akan mengajukan perbandingan,” ungkapan juru berbisik Meta. “Kami bekerja keras merawat keamanan pengguna dan akan terus membela diri secara konfirmasi.”

Tak hanya transaksi denda ini saja, tekanan terhadap Meta diperkirakan makin Akbar. Pada tahap lanjutan sidang Mei mendatang, hakim akan memutuskan apakah perusahaan juga harus membiayai program publik hasilkan mengatasi imbas terhadap anak-anak.

Jaksa juga mendesak perubahan Akbar, mulai dari Pembuktian usia Nan kelebihan ketat hingga penghapusan predator dari platform.

Tak hanya Meta, perusahaan lain seperti YouTube, TikTok, hingga Snap juga inti melewati gugatan serupa terkait imbas kesehatan mental anak dan remaja.

(dem/dem)



Add

logo_svg

as a preferred

asal on Google



[Gambas:Video CNBC]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *