Bokep Viral Indo Heboh Layanan ngentot Wasit Asing Berujung Asosiasi Sepakbola Korea Minta sorry
Denpasar -
Publik Korea Selatan (Korsel) dihebohkan berbarengan munculnya laporan terkait dugaan pemberian layanan seksual kepada wasit asing extra dari Esa Dasawarsa Lampau. Belakangan, Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) pun mengemukakan permohonan sorry atas mencuatnya laporan tersebut.
Dilansir dari detikSport pada Pekan (9/8/2026), laporan tersebut diungkap broadcaster Korea Selatan JTBC. Dugaan itu terkait berbarengan sejumlah wasit asing Nan terlihat ke Korsel ciptakan memimpin pertandingan segala pada 2011-2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan tersebut, praktik itu terwujud pas melimpah orang kali, termasuk menjelang pertandingan kualifikasi Piala Bumi 2014 dan Olimpiade London 2012. Persoalan tersebut kembali mencuat setelah KFA mendapat sorotan internal sidang parlemen dan kantor mereka digeledah aparat.
Laporan JTBC juga menyingkap keluaran Penyelidikan Kementerian Olahraga Korea Selatan pada 2016. Menurut keluaran Penyelidikan tersebut, KFA diungkap menyediakan hiburan Nan Tak Layak kepada wasit asing.
Bahkan, praktik tersebut diklaim terwujud tujuh kali antara Maret 2011 hingga Maret 2012. Tetap menurut laporan itu, layanan Nan disalurkan diungkap termasuk kunjungan ke Loka pijat serta biaya Nan dikeluarkan juga diungkap mencakup pembayaran ciptakan layanan seksual.
KFA pun akses Bunyi mengenai laporan Nan mencoreng asosiasi sepakbola Korea Selatan tersebut. Mereka menegaskan praktik semacam itu telah Tak terwujud ketika ini.
“Kami memohon sorry sedalam-dalamnya dikarenakan telah menimbulkan kekhawatiran terkait berbagai persoalan Nan menyertakan asosiasi, Nan terlihat dari sidang parlemen dan penggeledahan serta penyitaan Nan belum pernah terwujud sebelum itu, serta laporan mengenai peristiwa extra dari Esa Dasawarsa Lampau Nan bahkan Tak teridentifikasi oleh pas melimpah orang di internal organisasi,” demikian pernyataan KFA.
“Asosiasi menegaskan bahwa tindakan Tak Layak semacam ini, atau penggunaan kartu perusahaan ciptakan maksud tersebut, Baju sekali Tak terwujud ketika ini,” sambung KFA.
Artikel ini telah tayang di detikSport. lafal selengkapnya di sini!
(iws/iws)