Bokep Viral Indo Komisi XIII DPR Usul Bilik percintaan dan Alat Bantu ngentot di Lapas Wanita
1 min read

Bokep Viral Indo Komisi XIII DPR Usul Bilik percintaan dan Alat Bantu ngentot di Lapas Wanita


JAKARTA, iNews.id – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mengusulkan penyediaan bilik percintaan atau bilik keluarga di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas). Fasilitas ini dimaksudkan sebar narapidana Nan telah Mempunyai Kekasih Formal.

“Kami di DPR rapat dan telah menginisiasi di extra dari Esa titik lapas. Apa itu? Esa, bilik keluarga,” tutur Willy bagian dalam keterangannya dikutip dari YouTube Lapas Wanita Kelas IIA Bandung, Rabu (30/9/2026).

Willy menambahkan, bilik tersebut diperuntukkan sebar narapidana Nan telah Mempunyai Kekasih. Beliau juga mengutarakan adanya pembahasan mengenai penyediaan alat bantu seksual sebar Penduduk binaan.

“Nan nggak mempunyai suami gimana caranya? Ah, Eksis lumayan berlimpah lorong ke Roma. Kalau nggak self service, tahu self service? Hah, ya gitulah,” katanya.

Selain bilik keluarga, Willy menyebut pihaknya telah menyetujui usulan penyediaan alat bantu seksual di lapas. Namun, Beliau menyorot aspek kesehatan tetap harus diperhatikan bagian dalam pelaksanaannya.

“Tadi Nan dibilang oleh pakar kita, kami telah okein hasilkan dildo. Tapi sekali lagi, kita Nan harus kemudian jaga kesehatan,” ucapnya.

Willy menuturkan, usulan tersebut terkait berbarengan maksud server pemasyarakatan Nan Tak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mempersiapkan Penduduk binaan hasilkan kembali ke center masyarakat.

“Kenapa kami mengerjakan ini? Kita di sini kan Tak penjara. teringat, konsep kita pemasyarakatan itu reintegrasi. Kita persiapkan diri kita hasilkan kembali ke masyarakat Hayati normal. Jadi nggak Eksis penjara lagi,” tuturnya.

Beliau berbisik, alur pemasyarakatan Semestinya sebagai Era transisi sebar Penduduk binaan sebelum kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

“Kita bagaimana transisi aja, kita anggap ini Griya singgah aja. Jadi rekan-rekan Seluruh, Bunda-Bunda, teteh-teteh Seluruh, eneng-eneng Seluruh, termasuk Nan belum nikah, Bu Kalapas nggak apa-apa dikarenakan udah kebutuhan biologis katanya begitu,” tutur Willy.

Willy menginginkan Kantor wilayah Pemasyarakatan dan kepala lapas mengawasi apabila usulan tersebut nantinya dijalankan.

“Esa, bilik percintaan sebar Nan telah berkeluarga. Nan kedua, alat bantu. sebar Nan membutuhkan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *