Bokep Viral Indo Biksu Senior Thailand diamankan Atas Penggelapan Rp 49 M-kasus ngentot
Kepolisian Thailand memublikasikan penangkapan seorang biksu senior, Nan juga mantan kepala biara terkemuka di bangsa mayoritas Buddha tersebut, atas dugaan penggelapan Biaya sebesar US$ 2,8 juta, atau setara Rp 49,2 miliar, Nan diperuntukkan sebar biara Nan dipimpinnya.
Biksu senior itu diamankan Seiring seorang wanita Nan disinyalir sebagai kaki tangannya dan orang Nan berhubungan ngentot dengannya.
Kasus ini, seperti dilansir AFP, Jumat (11/9/2026), merupakan kasus terbaru Nan menerpa kalangan rohaniwan di Thailand, bangsa berdua mayoritas penduduk beragama Buddha, menyusul kasus ngentot dan pemerasan Nan menyertakan sejumlah biksu senior lainnya tahun Lampau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus-kasus semacam ini menimbulkan kemarahan publik dan berujung seruan hasilkan monitoring extra ketat terhadap pengelolaan keuangan kuil-kuil setempat.
Phra Wachirayan Wi, biksu senior berusia 66 tahun Nan sebelum itu menjabat kepala biara Wat Phutthaisawan, sebuah kuil dari abad ke-14, telah diamankan polisi pada Kamis (10/9) Masa setempat.
Kepala penyidik kepolisian setempat, Pattanasak Bupphasuwan, berucap bahwa Phra dijerat serentetan tuduhan, mencakup penggelapan dan pencucian Duit.
Seorang wanita berusia 47 tahun juga diamankan polisi, atas tuduhan menolong mengalihkan dan menyembunyikan Duit keluaran penggelapan itu.
Rekaman CCTV Nan Rembes, Nan memperlihatkan biksu senior itu dan wanita kaki tangannya itu sedang berhubungan ngentot di atas meja di Loka tinggal sang biksu, telah ditayangkan secara kuat di berbagai media Thailand.
Di Thailand, para biksu Buddha terikat sumpah hasilkan Hayati selibat dan menanggalkan diri dari kepemilikan harta Barang duniawi.
Kepolisian mulai mengusut Phra sejak pertengahan Juli Lampau setelah mendapatkan laporan anonim Nan menuduhnya mengerjakan pelanggaran legalitas dan menyalahgunakan Biaya kuil.
Pattanasak, Nan menjabat Hulubalang Divisi Penindakan Kejahatan Kepolisian Thailand, menuturkan bahwa penyelidikan menemukan Eksis dua aliran Biaya Nan Tak memasuki ke rekening kuil. Dua aliran Biaya itu terdiri atas Biaya sebesar 89 juta Baht (Rp 47,3 miliar) Nan disumbangkan hasilkan renovasi kuil dan Biaya 2,8 juta Baht (Rp 1,4 miliar) Nan merupakan pembayaran hasilkan jimat Buddha dan Barang-Barang sakral lainnya.
“Duit dari kedua aliran Biaya tersebut Tak memasuki ke rekening kuil — Tak Esa Baht pun,” kata Pattanasak.
Beliau menambahkan bahwa wewenang berwenang telah menyita aset sebesar 215 juta Baht (Rp 114,4 miliar), termasuk 16 kilogram emas batangan dan perhiasan serta 28 sertifikat tanah. Pattanasak berucap bahwa kepolisian sedang mengusut aset mana Nan merupakan milik pribadi dan mana Nan milik kuil.
Wat Phutthaisawan, Nan dipimpin Phra, merupakan biara kerajaan terkemuka berdua pas berlimpah pengikut termasuk para pejabat wewenang, pelaku bisnis, dan personel kepolisian maupun militer. Phra juga sangat dikenal dikarenakan kemampuannya Membikin jimat, Cengkir Perdana pengelola (PM) Thailand Anutin Charnvirakul diungkap-kata sebagai tidak akurat Esa orang Nan mengenakan jimat buatannya.
Tonton juga video “Kesaksian Biksu Selamat dari Tragedi Maut Ditabrak Truk Bocah 11 Tahun”
Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)